Tuesday, October 10, 2006

DI BALIK MAKNA REMEH TEMEH

FILOSOFI:

SEJAK kecil kita dibiasakan untuk selalu mengurus urusan yang serba serius. Yakni tema-tema besar, hal-hal yang sangat menentukan arah hidup kita, segala persoalan utama atau mainstream. Sementara persoalan yang remeh-temeh, kecil dan kelihatan tidak berguna, berusaha kita singkirkan jauh-jauh dari pikiran kita.


SEKARANG saya memberanikan diri untuk mengajak kepada Anda semua, agar mengubah persepsi dan sudut pandang tersebut. Yakni, kita harus mulai belajar menghargai sesuatu yang remeh, yang luput dari perhatian, dan sepertinya tanpa guna.

SEMENTARA begitu dulu ya?

1 Comments:

Blogger gema yudha said...

memang bener2 remeh temeh. sekal posting langsung mati. hehehe

12:12 PM  

Post a Comment

<< Home